Mengenal Cara Kerja Website, Domain, Hosting, Name Server

by Subkhan on May 6, 2010

Seharusnya postingan ini harus saya posting di awal pembuatan blog diWordpress.com ini. Namun mohon maaf sebelumnya, saya tidak sempat memiliki ide ini. :) Tidak ada salahnya kan kalau saya posting sekarang? Mumpung belum terlampau jauh melangkah ke tutorial-tutorial membuat website berbasis WordPress selanjutnya. ;-)

Sudah saya tuliskan sebelumnya apa itu domain, apa itu hosting. Kalau tentang name server akan saya bahas disini. Bila ada yang belum tahu apa itu domain, silakan cek pengertian domain disini, kalau pengertian hosting disini. Baiklah, saya akan menjelaskan konsep cara kerja suatu halaman website sehingga bisa Anda akses dari komputer seluruh dunia.

Komponen utama dalam website agar bisa diakses dengan mengetikkan alamat website (URL) adalah domain dan hosting. Domain adalah nama URL tersebut, sedangkan hosting adalah sebuah hardisk besar yang terhubung ke internet sehingga mampu diakses dari seluruh dunia.

Dalam domain tersebut terdapat komponen yang dinamakan name server (NS). Sebenarnya name server ini adalah suatu alamat (kode) untuk menghubungkan domain ke hosting tertentu. Kita bisa memiliki lebih dari satu hosting, misalnya untuk backup data-data web kita. Namun hanya salah satu yang kita gunakan dan memilih salah satu name server sebagai kode untuk menghubungkan domain dan hosting tersebut.

Name server diberikan oleh penyedia hosting, jadi setelah kita membeli hosting, kita akan diberi name server dari hosting. Kalau bingung, dan tidak tahu apa name server hosting Anda, bisa ditanyakan langsung ke penyedia hosting masing-masing.

Setelah tahu name server-nya, Anda bisa memasukkannya ke dalam domain Anda. Login dulu ke layanan domain, kemudian pilih option >> change NS (name server), gantilah disini. Biasanya name server tersebut terdapat lebih dari satu. Silakan isi dengan name server yang diberikan oleh hosting Anda. Bila Anda mendapatkan dua name server, maka isilah masing-masing kotak NS satu per satu. Misalnya kotak pertama ns1.xxxhost.com dan kotak kedua ns2.xxxhost.com.

Bila masih bingung, silakan menghubungi layanan hosting dan domain Anda. Karena biasanya setiap layanan domain dan hosting berbeda tampilannya, karena itu saya tidak menyertakan tutorial bergambar disini.

Berikut bagan ilustrasi dari cara kerja website:

Domain-dihubungkan oleh name server-Hosting

Domain-dihubungkan oleh name server-Hosting

Catatan: Apabila Anda membeli domain dan hosting pada satu penyedia saja, maka Anda tidak perlu mengganti name server. Karena name server pada domain sudah di-set otomatis sesuai dengan hosting Anda.

Kata kunci untuk menemukan artikel ini:

cara kerja server, cara kerja web, cara kerja website, cara kerja hosting, cara kerja web hosting, pengertian name server, cara membuat server hosting, cara kerja URL, membuat server hosting, Cara Kerja Domain

Artikel yang "mungkin" berhubungan:

  1. Mengenal Cpanel Hosting dan Menu pada Cpanel
  2. Membuat Website Sendiri: Cara Membeli Hosting
  3. Apa Sih Domain Itu?
  4. Tutorial WordPress: Cara Membeli Domain Name
  5. Cara Mendapatkan Domain Dot Com Gratis
  6. Tips Memilih Nama Domain
  7. Membuat Website Berbasis WordPress Sendiri
  8. Tips Memilih Hosting Murah dan Bagus
  9. Membeli Hosting dan Mendapat Ribuan Dollar, Mau?
  10. Mengenal Panel dan Tombol di WordPress

{ 12 comments… read them below or add one }

Sahabat Blogger May 20, 2010 at 12:59 pm

mas beckz..bisa ajarin saya buat sign up form ga?. saya mau buat forum..jadi biar calon anggota bisa ngisi dulu form sign up…iso dibantu to mas..matur suwun

Reply

Beckz Sumitomo May 20, 2010 at 2:37 pm

forum? maksudnya di wordpress punya banyak anggota yang bisa nulis2 artikel begitu mas? Atau ya memang forum seperti kaskus???

kalau seperti kaskus itu ada sendiri mesinnya mas. Saya kurang tahu, hehe.. Kalau wordpress buat anak banyak (keanggotaan) seperti komunitas begitu, tinggal masuk settings>> centang anyone can register >> as contributor

nanti kalau mau daftar, tinggal buka url sahabatblogger.com/wp-register.php

Reply

Pangeran Salju May 20, 2010 at 3:12 pm

menambahkan : kalau mau buat forum, biasanya pakai vbulletin, phpbb, dll.
kalau buat manual berarti coding lagi tuh?
XD~~

Reply

Beckz Sumitomo May 20, 2010 at 3:18 pm

iyo mas, malese tapi coding-coding lagi… Hehehe,… Buat mas Kamroni “sahabatblogger”, minta diajari mas Pang aja tuh yang kuliah di sistem informasi… Hahay

Reply

Sahabat Blogger May 21, 2010 at 12:02 pm

maaf..maksudku bukan forum ding..komunitas seperti omonge masbeck. makasih mas, infone…

Reply

Beckz Sumitomo May 21, 2010 at 12:03 pm

Sami sami mas! :)

Reply

rian December 15, 2010 at 3:28 am

thaks 4 information…

Reply

Fadjar Yulianto January 28, 2011 at 1:58 pm

mengapa domain saya tidak bisa terhubung ke server? saya menggunakan wordpress dengan domain gratis dan hosting gratis. Padahal nama domain sudah saya ubah sesuai petunjuk saat instalasi….mohon bimbingannya?

Reply

Subkhan February 3, 2011 at 5:20 am

coba mas cari apa name server hostingnya, kemudian login ke penyedia domainnya. Pada saat login di penyedia domain, cari menu DNS atau server. biasanya ada kotakan2 gitu, itu digunakan untuk meletakkan name server tadi. kalau sudah, save saja. tunggu 1 hingga 2 hari hingga domain dan hosting bisa terhubung. :)

Reply

nanik April 20, 2011 at 2:59 am

mas..saya ini kan gaptek,tapi saya pinggin belajar bikin blog..tapi buat daftar aja g bisa bisa gimana y,

Reply

Subkhan April 20, 2011 at 10:15 am

coba saja membaca ini mbak: http://diwordpress.com/cara-merubah-blog-menjadi-com/

gampang kok kalau mau serius belajar. :)

Reply

Aan June 26, 2011 at 7:03 pm

wah, manteb nih.. ulasannya lengkap. sangat membantu.. thx brurr..

Reply

Leave a Comment